Tentang Mamangreviewin
Dari Obrolan di Saklar
Tanggal 26 Agustus 2019. Harbhum dan Bulu duduk menunggu di Saklar, sebuah kafe di Jalan Supratman, Bandung. Tidak lama kemudian datanglah Ajo — Fanji Lesmana — bersama Akang Haris.
Di meja itu, Ajo mulai bercerita tentang idenya: sebuah website review. Bukan review sembarangan — ada laporan langsung dari event, ada ulasan kuliner, ada konten jejepangan yang bisa Harbhum isi, dan rencana besar mencakup topik Tech, Kuliner, hingga Traveling. Bulu langsung ambil inisiatif membuat akun Facebook dan Instagram dengan nama Mamangreviewin. Malam itu, sebelum berpisah, Ajo memberi Harbhum ongkos pulang.
Dari obrolan sederhana itulah Mamangreviewin lahir.
Perjalanan yang Tidak Mudah
Website berjalan aktif dari 2019 hingga pertengahan 2022. Ratusan artikel ditulis — ulasan kuliner jalanan Bandung, review game, catatan teknologi, hingga laporan event. Ajo membangun semuanya sendiri: kode, desain, sistem CMS — semua dari tangannya sendiri.
Lalu Ajo berpulang. Dan website itu ikut terdiam.
Melanjutkan yang Sempat Tertunda
April 2026. Harbhum dan Bulu memutuskan untuk menghidupkan kembali Mamangreviewin — bukan untuk melupakan Ajo, tapi justru sebaliknya: untuk melanjutkan apa yang ia mulai.
Ada sesuatu yang mengingatkan Harbhum pada momen ini. Saat menulis review Eiyuden Chronicle: Hundred Heroes, ia menemukan fakta bahwa Yoshitaka Murayama — sang pencipta game itu — juga meninggal dunia tepat sebelum karyanya dirilis dan diterima dunia. Sebuah warisan yang diselesaikan oleh orang-orang yang mencintainya.
Mungkin begitulah cara terbaik menghormati seseorang yang pergi terlalu cepat: melanjutkan mimpinya, sebaik yang kita bisa.
Mamangreviewin Sekarang
Website ini kini dikelola oleh Harbhum dan Bulu, dengan semangat yang sama seperti malam di Saklar itu: berbagi pengalaman yang jujur, apa adanya, tanpa basa-basi. Topiknya masih seputar kuliner lokal Bandung, games, dan teknologi sehari-hari — sama seperti yang Ajo rencanakan dulu.
Lebih dari 170 artikel lama berhasil diselamatkan dan dipindahkan ke website baru ini. Dan artikel-artikel baru terus ditulis — satu per satu, pelan tapi pasti.
Untuk Ajo: terima kasih sudah mengajak kami duduk di meja itu.
Mamangreviewin — Bandung, sejak 2019.