Food & Beverage

Uncle Chen: Bakmi Otentik yang Kaya Rasa

Tawarkan Bakmi Khas dan Atmosfer Santai yang Menyegarkan.

Harbhum··5 min read

Uncle Chen, sebuah tempat makan yang menawarkan hidangan khas bakmi Halal dan minuman segar, telah menarik perhatian penikmat kuliner di Jl. Gempol Kulon No.77, Bandung. Letaknya di Ujung Jalan Gempol Wetan dan langsung belok kanan ke dalam gang. Bakal terlihat ada bangunan sebelah kiri dengan Reklame Uncle Chen. Penulis ingin membagikan pengalaman mendalamnya setelah berkunjung ke sana. Mari kita bahas lebih lanjut mengenai menu dan suasana yang ditawarkan oleh Uncle Chen. Menu dan Harga Salah satu menu yang penulis coba adalah Bakmi Asin Biasa dengan tambahan baso dan pangsit. Dengan harga sekitar Rp41.000, kita mendapatkan hidangan yang cukup memuaskan bersama dengan minuman Es Teh Manis. Rasanya cukup terasa, terutama keasinan dan sedikit pedas yang berasal dari bayam goreng yang menjadi pelengkap. Mie yang digunakan bulat dan kenyal, sementara bumbunya meresap sempurna ke dalam mie. Kuahnya pun terasa kaldunya dengan balutan rasa yang pas. Hanya saja, porsi baso tergolong kecil, namun padat dengan adonan daging yang lezat. Sedangkan pangsitnya memiliki rasa ayam yang cukup terasa. Selain itu, penulis juga mencicipi Teh Manis seharga Rp10.000 yang menjadi pendamping sempurna untuk hidangan bakmi tersebut. ini Menu yang sudah penulis catat : Menu Otentik Bakmie Han Udang : 50.000 Bakmie & Nasi Bakmie Asin : 28.000 Bakmie Manis : 28.000 Bakmie Hainan : 35.000 Bakmie Chilli Oil : 35.000 Nasi Hainan : 35.000 Topping (Bakso/Pangsit) : +8.000 Topping Bakso & Pangsit : +9.000 Á La Carte Bayam Goreng : 10.000 Ayam Hainan : 16.000 Bakso Kuah (5 Pcs) : 16.000 Pangsit Kuah (5 Pes) : 16.000 Bakso & Pangsit Kuah : 18.000 Dimsum Semua Variant : 20.000 Lumpia Kulit Lumpia Kulit Siu Mai Tahu Ayam Tahu Udang Siu Mai Ayam Siu Mai Udang Hisitkau Hidangan Penutup Es Krim Kacang Merah Himalaya - 15.000 Mipan - 15.000 Minuman Lo Han Kuo Timun Serut : 25.000 Teh Tarik Hainan : 25.000 -> Rekomendasi minuman Mojito (Peach/Lychee/Mango) : 30.000 Lo Han Kuo : 15.000 Peach Tea : 20.000 Mango Tea : 20.000 Lychee Tea : 20.000 Teh Manis : 10.000 Teh Tawar : 7.000 Air Mineral : 7.000 Tempat dan Suasana Uncle Chen memiliki ruangan yang agak luas dengan lantai dua. Terletak di dalam Gang di Ujung Jalan Gempol Wetan, hanya tersedia parkir motor di depannya. Ada Kursi untuk bayi. Di luar, terdapat meja bar yang menambah kesan nyaman untuk menikmati hidangan. Menariknya, tempat ini juga menyatu dengan Bubur Bakar, memberikan pilihan lebih untuk pengunjung. Informasi Tambahan Untuk informasi lebih lanjut mengenai Uncle Chen, kamu bisa mengunjungi halaman Instagram resminya di sini, yang buka setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 21.00. Kamu juga dapat melihat menu mereka melalui tautan ini, atau melihat langsung menu dalam format digital di sini. Kesimpulan Secara keseluruhan, pengalaman di Uncle Chen dapat dikatakan memuaskan. Dengan harga yang wajar, kita bisa menikmati hidangan bakmi yang lezat dan minuman yang menyegarkan. Suasana tempat yang nyaman juga menjadi nilai tambah tersendiri. Bagi Mamangreviewers yang ingin mencari tempat makan yang menyajikan hidangan khas dengan suasana yang menyenangkan, Uncle Chen bisa menjadi pilihan yang tepat. Mungkin Mamangreviewer pernah mengunjungi tempat ini atau memiliki rekomendasi tempat serupa yang patut dicoba? Penulis dan Mamang sangat tertarik mendengar ulasan dan pengalaman Mamangreviewers! Silakan tinggalkan komentar di bawah atau berbagi cerita di platform Mamang Review. Ulasan dan saran dari Mamangreviewers sangat berharga dan dapat membantu teman-teman lain dalam menemukan hidangan lezat dan tempat menarik. Jangan lupa untuk mengikuti akun Instagram Mamang Review dan berlangganan ke channel YouTube Mamang Review agar tetap terhubung dengan petualangan kuliner Penulis dan Mamang selanjutnya. Terima kasih telah meluangkan waktu untuk membaca ulasan ini dan berbagi dengan Mamang Review!

Bakmi di Bandung: Antara Tradisi dan Adaptasi

Bakmi adalah salah satu warisan kuliner Tionghoa-Indonesia yang sudah sepenuhnya berakar di lidah lokal. Di Bandung, bakmi punya ekosistemnya sendiri — dari warung lama yang sudah beroperasi puluhan tahun hingga kedai kekinian yang memadukan resep tradisional dengan sentuhan modern.

Karakteristik bakmi yang paling membedakannya dari mie ayam biasa adalah penggunaan mie telur dengan tekstur yang lebih kenyal dan rasa yang lebih kaya, ditambah kuah atau saus yang biasanya lebih gurih dan berlemak. Cara masaknya pun berbeda — tumis singkat yang mempertahankan tekstur mie adalah teknik yang umum di bakmi bergaya Tionghoa.

Di Bandung, banyak pilihan bakmi yang bisa dieksplorasi — dari yang berkuah ringan hingga yang kering dengan topping melimpah. Setiap tempat punya karakternya sendiri, dan membandingkan keduanya adalah bagian dari petualangan kuliner yang menyenangkan.

Soal Jadwal dan Ketersediaan

Uncle Chen beroperasi dengan jadwal yang cukup konsisten — tapi untuk memastikan tidak kehabisan stok atau menemukan tempat tutup, selalu lebih baik untuk mengecek jam operasional terbaru via Google Maps atau media sosialnya sebelum datang.

Parkir di sekitar lokasi umumnya tersedia, meski bisa lebih padat di jam makan siang akhir pekan. Untuk kunjungan yang lebih santai, datang di hari kerja atau di luar jam puncak adalah pilihan yang lebih nyaman.

Bagi Mamangreviewers di sekitar area ini yang belum sempat mencoba, bakmi Uncle Chen layak masuk daftar kunjungan berikutnya — terutama untuk yang ingin variasi dari pilihan mie yang sudah biasa dikunjungi.