Food & Beverage

Festival kuliner dan Hiburan di Gedung Sate (Ultah Jabar 2022)

Sebuah Tragedi Perkotaan di Ultah Jabar

harbhum··3 min read

Diadakan mulai jam 1 pada hari Jum'at 19 Agustus 2022 di depan gedung sate, acara ini merupakan rangkaian dari Ultah Jabar ke 77. Diberitahukan bahwa akan ada 77 tumpeng setinggi 7,7 meter dan 77 jenis kuliner sebanyak 77.777 porsi yang akan dibagikan kepada masyarakat secara gratis. sayangnya penulis sampai di tempat sekitar pukul 1, sudah penuh dengan orang dan parkir motor sekitar Gasibu. Penulis berjalan ke arah Gedung Sate dan sempat tersasar ke belakang panggung lalu Penulis masuk ke Gedung Sate. Dalam gedung sate, penuh dengan orang dan parkiran mobil. Saat penulis menuju keluar, Penulis melihat banyak antrian pada tiap tenda berwarna putih karena ada makanan gratis dari daerah masing-masing. sayang beribu sayang, penulis sempat kehilangan HP di kantong saat ikut dalam antrian.

Antrian tersebut kurang rapi teratur hingga berdesak-desakan. Penulis merasa HP diambil oleh pencopet saat berdesakan. Antrian di setiap tenda juga mengalami pemberitahuan bahwa stock makanan gratis habis.

Penulis langsung menuju rumah karena tidak bisa apa-apa saat kehilangan HP. bingung dan tidak tahu mau bagaimana, jalanan menuju rumah masih padat tapi lancar hingga rumah. Penulis sudah berusaha menggunakan lock and erase data di Google Device.

Saat naik angkot selepas Sholat Ashar, Penulis mencoba naik angkot menuju BEC untuk mengurus SIM card. Tak diduga, jalanan melewati gasibu sudah macet bahkan maju setiap sepuluh menit sekali hanya kurang dari satu meter. Sudah banyak kendaraan saling berdempetan satu sama lain. Banyak warga yang menunggu angkot dari Pusdai hingga Gasibu. Ada ibu-ibu yang rela bergelantungan di pintu angkot saking sulitnya angkot.

Penulis merasakan lamanya melewati Gasibu. Setelah sampai BEC, ternyata pengurusan SIM Card membutuhkan nomor kartu keluarga, sehingga Penulis perlu pulang dahulu. Sayangnya, Angkot menuju rumah mulai jarang. Penulis perlu berjalan hingga pasupati untuk mendapatkan angkot. Penulis naik angkot sekitar pukul 17:35

Macet di sekitar Gasibu makin parah ternyata. Penulis baru mengetahui dari penumpang lain saat baru saja melewati gasibu sudah pukul 18:16. Penulis langsung turun untuk Sholat Maghrib di Masjid Al Manar Jalan Puter.

Setelah Sholat maghrib, macet makin parah sehingga Penulis mulai berjalan dari jalan puter menuju jalan gagak dalam menembus seberang Pusdai Jalan Suci, lalu Penulis masuk jalan sukamantri II untuk menembus ke Daerah Sukaluyu. Setelah sampai di Jalan Pahlawan, ternyata macet masih parah hingga cikutra. Penulis baru sampai rumah sekitar pukul 19:17 pas Adzan Isya. Penulis baru bisa mengurus SIM card ke BEC besok lagi.

Overall Hari Jum'at pada tanggal 19 Agustus 2022 ini kurang memberikan respons positif untuk penulis. Penulis melihat macet di sekitar gasibu ternyata berdampak pada daerah sekitar juga hingga Sulanjana dan Pasteur.

Penulis menyayangkan bagian pengaturan lalu lintas baik di sekitar gasibu dan gedung sate serta seluruh wilayah kota Bandung. Diperkirakan macet dalam jarak 1 KM hari itu mencapai satu jam. Bisa dibayangkan lelahnya macet 1 KM per jam untuk pengemudi dan penumpang.