Food & Beverage

Stranded Sails (2019), RPG Survival dengan sentuhan Western Chibi

Island-Exploring Survival Crafting RPG

Harbhum··5 min read

Stranded Sails adalah Survival and Crafting RPG yang dirilis Oktober 2019 oleh penerbit Maple Whispering Co., Ltd., rokaplay, Merge Games, dan rokapublish. Pengembang game ini adalah Lemonbomb Entertainment dan diluncurkan untuk Platform PlayStation 4, Nintendo Switch, Xbox One, dan Microsoft Windows Game ini bercerita mengenai anak dari kapten kapal laut yang ikut dalam perjalanan ke tempat baru tetapi kapalnya terserang badai hingga terdampar di tempat yang terasing. Dari kecelakaan kapal inilah, anak sang kapten itu mencari kru lainnya dan ayahnya. Setelah menemukan ayahnya dan beberapa kru, dia berusaha mencari kru lainnya dan membangun tempat tinggal sementara untuk bertahan hidup di tempat tersebut hingga dia bersama ayahnya dan kru lainnya bisa pergi dari tempat tersebut. Tampilannya yang 3D adventure memberikan suasana RPG sejenis Grandia 3 dan Final Fantasy VII original. Artwork digambarkan dengan gaya chibi manga dengan sentuhan western. Ada pergantian siang malam seiring berjalannya waktu dalam game ini. Awal game masih penuh dengan tutorial dan pengenalan kontrol sampai karakter terdampar nanti. Karakter utama perlu mengumpulkan item, mencari kru lain yang terpisah, membangun bangunan, dan mengeksplorasi tempat lain dalam game ini. Kontrol game ini menggunakan keyboard dan mouse. Tombol WSAD pada keyboard digunakan untuk menggerakkan karakter utama. Klik kiri digunakan untuk action dan klik tengah digunakan untuk quick select untuk tools. Klik kanan bisa digunakan untuk mengayuh perahu setelah dapat perahu. Karakter utama mendapatkan meteran energi setelah terdampar di pulau. Meteran ini berkurang seiring dengan waktu berjalan baik dari siang maupun malam. Meteran energi harus diperhatikan karena tidak boleh berkurang. Lari (dengan menahan tombol shift) dapat menurunkan meteran energi lebih cepat. Meteran tersebut bisa diisi dengan makan makanan yang menjadi item atau tidur di tempat tidur. Meteran energi ini masih sederhana dibandingkan dengan Aground yang terdapat Hit point dan stamina, Raft yang terdapat hydration dan hunger, atau Green Hell yang terpisah dengan hydration, carbohydrate, fats, dan protein. Mengumpulkan item dalam game ini terasa memiliki 2 pekerjaan, pertama menemukan item atau peti lalu berinteraksi dulu sehingga keluar icon item tersebut. Pemain harus menggerakkan karakter utama untuk menggapai icon tersebut supaya bisa mendapatkan item-nya. Pemain yang baru saja memainkan game ini bisa saja terlewat setelah menekan klik kiri langsung berlanjut ke tempat lain padahal item tersebut belum masuk ke inventory-nya. Membuat bangunan sudah disediakan tempatnya langsung bila kita sudah menemukan kru bernama Logan dan ada blueprint di sebelah pondasi untuk memulai pembangunan. Pembangunan ini berbeda dengan Aground dan Littlewood yang masih bisa memilih tempat untuk beberapa bangunan. Animasi pembangunannya terlihat lucu dan cepat. Memasak dalam game ini ada jenis yaitu memasak makanan untuk perbekalan sendiri dan memasak stew untuk kru dalam sehari. Makanan ini juga sangat dibutuhkan untuk mengisi energi saat berjalan jauh dari camp. Bila sudah menemukan banyak bahan dari hasil pertanian, kita bisa mencari menu dengan mencoba kombinasi dari beberapa bahan makanan. Terdapat banyak variasi menu yang dapat dicari untuk menemukan hasil masakan ini. ada beberapa tempat yang dapat membuat karakter utama tersangkut entah seperti batu atau batang pohon yang sedikit naik dari tanah. karena batas tempat tersebut tidak terlihat terlihat level difference. Hal ini bisa menguji kesabaran Anda yang memainkannya. Hingga game ini dicoba oleh penulis, belum ada battle atau musuh yang tampak dalam game ini. Penulis mencoba game ini pada PC dengan OS Windows 7 64bit. Minimum requirement untuk game ini adalah : Processor: Dual-Core: 2Ghz Memory: 2 GB RAM Graphics: 512MB DirectX: Version 9.0c Storage: 4000 MB available space Game ini cocok untuk gamer yang senang dengan adventure. Beberapa task dalam game ini menjadikan game ini masih sedikit bersifat linear dibandingkan free-roaming. Overall, memainkan game ini sama menyenangkannya dengan game sejenis Harvest moon atau My Time At Portia dengan sentuhan survival.

Soal Sistem Energi dan Manajemen Waktu

Meteran energi yang diperkenalkan di awal game adalah salah satu mekanik paling penting yang perlu dipahami sejak dini. Berbeda dari game survival lain yang memisahkan hunger dan stamina, Stranded Sails menyederhanakannya menjadi satu meter — dan ini ternyata keputusan desain yang membuat game lebih accessible untuk pemula genre survival.

Yang perlu diingat: berlari menguras energi lebih cepat. Di awal game saat sumber makanan masih terbatas, tergoda untuk berlari ke mana-mana bisa membuat energi habis sebelum waktunya. Disiplin dalam memilih kapan harus berjalan dan kapan harus berlari adalah skill yang perlu dikembangkan di jam-jam pertama bermain.

Tidur di tempat tidur juga memulihkan energi — jadi memastikan camp punya tempat tidur yang layak adalah investasi awal yang penting.

Catatan untuk Pemain PC

Penulis mencoba game ini di PC dengan OS Windows 7 64-bit dan berjalan tanpa masalah berarti. Spesifikasi minimum yang dibutuhkan memang sangat ringan (RAM 2GB, GPU 512MB), menjadikannya game yang bisa dimainkan bahkan di komputer lama.

Satu hal yang perlu diingat: kontrol mouse dan keyboard bisa terasa sedikit kurang presisi saat mengumpulkan item — karena pemain perlu mendekati icon yang keluar setelah berinteraksi dengan objek, dan terkadang icon ini bisa terlewat kalau terlalu cepat berpindah tempat. Ini lebih ke soal pembiasaan daripada masalah serius, tapi perlu diketahui sejak awal.

Secara keseluruhan, Stranded Sails adalah game survival yang ramah untuk yang baru mengenal genre ini — tidak terlalu punishment, ada storyline yang jelas, dan panjang gamenya tidak berlebihan.