Ramen Yes Sedaap: Dua Varian, Dua Karakter, Satu Mie
Review jujur Ramen Yes dari Sedaap โ varian Mi Goreng Tokyo Chicken Yakitori dan Mi Kuah Hakata Chicken Ramen. Mie instan bergaya rame Jepang, tapi apakah rasanya sepadan dengan tampilannya?

Mie instan di Indonesia tidak pernah kekurangan varian baru. Kali ini yang menarik perhatian adalah Ramen Yes dari Sedaap โ mie instan bergaya ramen Jepang yang hadir dalam dua karakter berbeda: versi goreng dan versi kuah. Penulis sempat mencoba keduanya, dan hasilnya cukup menarik untuk diceritakan.

Mengenal Ramen Yes
Ramen Yes adalah lini produk dari Sedaap yang mengusung tema ramen ala Jepang. Dua varian yang penulis coba:
- Mi Goreng Tokyo Chicken Yakitori โ bungkus putih, tanpa kuah
- Mi Kuah Hakata Chicken Ramen โ bungkus kuning kehitaman, dengan kuah
Keduanya punya kesamaan utama: mie berbentuk lurus panjang seperti ramen asli โ bukan mie keriting khas instan kebanyakan โ serta dilengkapi crispy tempura sebagai topping andalan.
Varian Pertama: Mi Goreng Tokyo Chicken Yakitori
Bumbu dan Proses Masak
Varian goreng ini hadir dengan beberapa sachet: bumbu bubuk, cabe, minyak bumbu, kecap, dan crispy tempura. Mie direbus, ditiriskan, dicampur semua bumbu, lalu crispy tempura ditaburkan di atas sebelum disajikan.




Rasa dan Tekstur
Mienya lembut dan lebih kenyal dari mie instan biasa โ ini yang pertama kali terasa berbeda. Tapi soal rasa, harus jujur: tidak jauh berbeda dari Mie Sedaap goreng biasa. Bumbu-bumbunya sudah akrab di lidah, tidak ada kejutan yang berarti.
Crispy tempura memberikan tekstur renyah yang menarik, tapi begitu diaduk bersama bumbu, kerenyahannya cepat hilang. Penulis mencoba varian ini dua kali dengan hasil yang konsisten. Kakak juga lebih memilih varian ini dari keduanya โ bukan karena lebih enak, tapi karena lebih familiar di lidah.
Varian Kedua: Mi Kuah Hakata Chicken Ramen
Bumbu dan Proses Masak
Varian kuah hadir dengan sachet yang lebih lengkap: bumbu bubuk, cabe, chili oil, bumbu pelengkap putih (semacam serbuk creamer), dan crispy tempura. Mie direbus, disajikan dengan kuah panas, bumbu pelengkap putih dimasukkan ke kuah sehingga berubah creamy, lalu chili oil dituang terakhir di atas mie.




Rasa dan Tekstur
Di sinilah perbedaan yang nyata terasa. Kuah dasarnya sudah enak sebelum bumbu pelengkap masuk โ ada rasa kaldu ayam yang lebih terasa nyata. Setelah bumbu pelengkap putih bercampur, kuah menjadi creamy dan rasanya semakin bulat.




Chili oil tidak membuat pedas yang menyengat โ lebih ke rasa hangat yang menyebar pelan setelah menelan. Cocok bagi yang ingin ada sensasi tanpa harus tahan pedas.

Ada kuah yang membuat keseluruhan rasa terasa lebih segar dan bervariasi โ ini yang membuat varian ini terasa lebih berbeda dari mie instan lainnya dibanding versi goreng.

Satu catatan penting soal crispy tempura di varian kuah: jangan langsung direndam. Tabur di atas mie dan segera makan โ begitu kena kuah terlalu lama, tekstur renyahnya langsung hilang.

Perbandingan Langsung
| Mi Goreng Tokyo Yakitori | Mi Kuah Hakata Chicken | |
|---|---|---|
| Karakter rasa | Familiar, mirip Sedaap goreng | Lebih unik, kaldu creamy |
| Tekstur mie | Lembut, kenyal | Lembut, kenyal |
| Kompleksitas bumbu | Standar | Lebih kompleks |
| Chili oil | Pedas ringan | Memberikan kehangatan |
| Crispy tempura | Lebih bisa dinikmati | Harus dimakan cepat |
| Porsi | Kecil | Kecil |
| Cocok untuk | Yang suka rasa familiar | Yang mau pengalaman beda |
Soal Porsi
Satu hal yang perlu diingat untuk keduanya: porsinya kecil. Cocok sebagai camilan atau sarapan sangat ringan, tapi jangan harap kenyang untuk makan berat. Ini lebih ke arah teman santai sore daripada pengganti makan siang.
Kesimpulan
Dari dua varian yang dicoba, Mi Kuah Hakata Chicken Ramen lebih direkomendasikan. Rasanya lebih berbeda dari mie instan yang sudah ada, dan pengalaman memakannya terasa lebih menarik. Versi goreng Tokyo Chicken Yakitori tetap enak, tapi terlalu mirip Sedaap goreng biasa untuk terasa istimewa.
Untuk Mamangreviewers yang penasaran ingin coba sesuatu yang sedikit berbeda dari rutinitas mie instan sehari-hari, Ramen Yes kuah layak dicoba sekali. Tapi kalau ekspektasinya setara ramen Jepang sungguhan โ perlu sedikit penyesuaian ekspektasi terlebih dahulu.
Sudah pernah coba Ramen Yes? Atau ada mie instan lain yang menurutmu lebih worth it? Ceritakan di kolom komentar! Jangan lupa ikuti akun Instagram Mamang Review dan subscribe ke channel YouTube Mamang Review untuk ulasan lainnya.