Shanghai Wonton Soup dan Shanghai Dan Dan Noodle di Bakmi GM โ Kental dan Kaya Rasa
Nikmati sajian lezat berpadu kekenyalan dan cita rasa melimpah serta sensasi kental di menu baru Bakmi GM

Menu baru di jaringan restoran yang sudah lama berdiri selalu menarik untuk dicoba โ apakah rasanya sepadan dengan reputasi tempatnya? Penulis mendapat kabar mengenai dua menu baru di Bakmi GM dan langsung mencoba di cabang Istana BEC lantai SL pada hari Minggu.
Tentang Bakmi GM
Bakmi GM adalah salah satu jaringan restoran mi yang sudah ada di Indonesia sejak lama โ namanya sudah lekat di ingatan banyak generasi. Cabang Istana BEC sendiri berlokasi di pusat perbelanjaan di Bandung yang cukup ramai, dengan suasana restoran yang nyaman untuk makan siang atau makan malam bersama keluarga.
Dua menu yang Penulis coba adalah Shanghai Wonton Soup dan Shanghai Dan Dan Noodle โ keduanya membawa pengaruh masakan Shanghai yang kaya rasa.
Shanghai Wonton Soup

Menu yang pertama tiba adalah Shanghai Wonton Soup dengan harga Rp 22.000 (belum termasuk pajak).
Pangsitnya diisi paduan daging ayam dan udang โ kombinasi yang menciptakan cita rasa lebih kompleks dibanding isian tunggal. Tidak ada rasa yang mendominasi secara berlebihan; keduanya berpadu dengan seimbang dalam setiap gigitan.

Kulit pangsitnya cukup tebal dan tidak mudah hancur saat disendok dari kuah โ ini yang membedakannya dari beberapa wonton di tempat lain yang kulitnya terlalu tipis sehingga mudah sobek. Ada kekenyalan yang terasa saat digigit, bukan tekstur lembek.
Kuahnya hangat dan menyegarkan dengan kaldu yang kaya rasa โ bukan kaldu yang tipis dan hambar. Untuk pecinta pedas, tersedia chili oil sebagai pelengkap yang bisa ditambahkan sesuai selera.
Shanghai Dan Dan Noodle

Hidangan kedua yang langsung mencuri perhatian sejak disajikan adalah Shanghai Dan Dan Noodle, juga seharga Rp 22.000 (belum termasuk pajak).
Penulis pernah mencoba hidangan serupa dengan nama Tantanmen di restoran yang berbeda โ dan ada perbedaan yang cukup signifikan antara keduanya.
Sejak sajian tiba di meja, aroma kuah kacang yang kental langsung memikat. Kekentalan kuah kacang pada Shanghai Dan Dan Noodle jauh berbeda dari Tantanmen yang pernah dicoba sebelumnya โ lebih kental, lebih pekat, dan lebih intens dalam rasa.

Komponen yang membuat hidangan ini menonjol:
- Mi yang kenyal โ teksturnya pas, tidak terlalu lembek meski sudah berendam dalam kuah kacang yang kental
- Kuah kacang pekat โ lebih kental dari Tantanmen, dengan rasa yang lebih kuat
- Irisan kacang sebagai topping yang memperkuat karakter rasa
- Topping ayam yang lezat โ irisan tipis yang melengkapi setiap suapan
- Irisan mentimun yang direndam cuka โ ini yang memberikan kesegaran dan kontras rasa; memotong lemak dari kuah kacang dengan rasa asam segar
Kombinasi kuah kacang yang kental dengan kesegaran mentimun cuka adalah pasangan yang tidak terduga tapi sangat berhasil.

Perbandingan Keduanya
Bila harus memilih satu, Penulis cenderung ke Shanghai Dan Dan Noodle โ kombinasi rasa dan teksturnya lebih memorable. Tapi Shanghai Wonton Soup adalah pilihan yang lebih netral dan cocok untuk semua selera, termasuk yang tidak terlalu suka rasa kacang yang kuat.
Keduanya tetap layak dicoba, terutama bila datang bersama satu orang lain โ satu menu per orang lalu saling mencicipi adalah cara terbaik untuk merasakan keduanya.
Harga
- Shanghai Wonton Soup: Rp 22.000 (belum pajak)
- Shanghai Dan Dan Noodle: Rp 22.000 (belum pajak)
Untuk ukuran restoran jaringan di mal, harga ini masih sangat terjangkau โ terutama mengingat kualitas bahan dan kompleksitas rasanya.
Penilaian Penulis
Kedua menu ini berhasil membawa cita rasa Shanghai yang otentik dengan penyesuaian yang tepat untuk lidah lokal. Cocok untuk menemani makan siang atau makan malam bersama keluarga atau teman. Penulis berencana kembali untuk mencoba menu-menu lain di Bakmi GM yang belum sempat dicicipi.
Mamangreviewers yang sudah mencoba dua menu ini, atau punya rekomendasi restoran mi lain yang menarik, silakan tinggalkan di kolom komentar!