Mie Oven - Mie Goreng Gulai Sultan: Eksplorasi Rasa Baru yang Menggoda Selera

Jelajahi Sensasi Kuliner Inovatif dengan Rasa yang Memukau!

Mie Oven - Mie Goreng Gulai Sultan: Eksplorasi Rasa Baru yang Menggoda Selera

Mie Oven Mayora telah membuktikan dirinya dengan produk-produk unik. Kemarin Penulis mencoba Mie Oven: Mie Goreng Bawang, pada bulan Agustus penulis mencoba Mie Oven: Mie Goreng Gulai Sultan. Setelah Mie Goreng Bawang yang inovatif, kini hadir Mie Goreng Gulai Sultan yang menggoda selera. Artikel ini adalah kelanjutan dari review sebelumnya dan akan memandu Anda melalui perjalanan dari Mie Goreng Bawang hingga rasa baru yang dihadirkan oleh Mie Goreng Gulai Sultan.

Sama seperti Mie Goreng Bawang, Mie Goreng Gulai Sultan juga menampilkan bentuk mie yang lurus dan inovatif. Terdapat tiga bumbu yang mengiringi mi dalam kemasan: Bumbu Utama, Kecap Manis, dan Bubuk Cabe. Proses memasaknya tetap sama dengan Mie Goreng Bawang yang Penulis coba kemarin, menggunakan langkah-langkah yang familiar, yaitu merebus mie selama 3 menit, meniriskan mie, menuangkan mie di piring, memberikan bumbu di atas mie, dan mengaduknya. Proses perebusan juga memperlihatkan mie yang tadinya tegak seperti lidi menjadi layu seperti misoa dan spaghetti.

Baca Juga : Nissin Ramen Series, Ramen Rasa Original dari Sang Pelopor Ramen Instan

Baca Juga : Mie Oven - Mie Goreng Bawang : Inovasi Mi Instan dengan Bentuk Unik dan Tantangan Bungkus

Saat memasak, aroma gulai telah mewangi ruangan saat mie dicampur dengan bumbu. Mie-nya tetap memiliki tekstur yang kenyal saat digigit, memberikan pengalaman yang menyenangkan. Ketika Penulis mencicipi mi, rasa gulai-nya segera terasa dengan jelas dengan rasa daging ditambah rasa rempah yang ada di dalam bumbunya. Hal ini membuktikan aroma tadi memang sejalan dengan rasanya. Meskipun bubuk cabe tidak terlalu pedas, rasanya tetap memberikan kesan yang menggoda. Rasa gurihnya juga berpadu harmonis dengan citarasa gulai yang khas. Penulis merasa bahwa kecap manis tidak terlalu dominan, tidak menjadikan rasa manis itu menjadi terlalu mencolok di tengah cita rasa gulai dan rasa pedas. Penulis merasa ada sedikit harmonisasi antar bumbu saat menyantapnya.

Halaman :